Lompat ke isi halaman

Kembali ke katalog metadata

Indikator · 2023 · Jawa Timur

Peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana

32069 · Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur · satuan Persen

Definisi

Peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana adalah skor akumulasi dari ketersediaan dalam variabel-variabel peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana
Konsep
"Skor akumulasi dari jawaban-jawaban variabel berikut: 1. Penerapan sumur resapan dan/atau biopori untuk peningkatan efektivitas pencegahan dan mitgasi bencana banjir 2. Perlindungan daerah tangkapan air 3. Restorasi Sungai 4. Penguatan Lereng 5. Penegakan Hukum untuk Peningkatan Efektivitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana Kebakaran Lahan dan Hutan 6. Optimalisasi pemanfaatan air permukaan 7. Pemantauan berkala hulu sungai 8. Penerapan Bangunan Tahan Gempabumi 9. Tanaman dan/atau bangunan penahan gelombang tsunami 10. Revitalisasi tanggul, embung, waduk dan taman kota 11. Restorasi lahan gambut 12. Konservasi vegetatif DAS rawan longsor "
Ukuran
Skor
Interpretasi
"Nilai peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana berpengaruh 21% terhadap Indeks Ketahanan Daerah/Indeks Kapasitas Daerah (IKD). Peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana dibagi menjadi dua sasaran: 1. Efektivitas pencegahan bencana (12,6%), dengan bobot pada masing-masing variabel sebesar: Penerapan sumur resapan dan/atau biopori (14%), Perlindungan daerah tangkapan air (14%), Restorasi sungai (14%), Penguatan lereng (14%), Penegakan hukum (14%), Optimalisasi pemanfaatan air permukaan (14%), Pemantauan berkala hulu sungai (14%) 2. Efektivitas mitigasi bencana (8,4%), dengan bobot pada masing-masing variabel sebesar: Penerapan bangunan tanah gempa bumi (20%), Tanaman dan/atau bangunan penahan gelombang tsunami (20%), Revitalisasi tanggul, embung, waduk, dan taman kota (20%), Restorasi lahan gambut (20%), Konservasi vegetatif DAS rawan longsor (20%)"
Metode perhitungan
" Ketentuan nilai respon: - Pada pertanyaan (1): Apabila respon = 0, maka nilai respon = 1 Apabila respon = 1, maka nilai respon = 0 - Pada pertanyaan (2): Apabila pertanyaan (1) memiliki respon = 0, maka nilai respon pertanyaan (2) = 0 Apabila pertanyaan (1) memiliki respon = 1 dan pertanyaan (2) memiliki respon = 0 , maka nilai respon pertanyaan (2) = 0 Apabila pertanyaan (1) memiliki respon = 1 dan pertanyaan (2) memiliki respon = 1 , maka nilai respon pertanyaan (2) = 1 - Pada pertanyaan (3): Apabila pertanyaan (1), pertanyaan (2), pertanyaan (3), semuanya memiliki respon = 1, maka nilai respon pertanyaan (3) = 1 Selain dari ketentuan di atas, nilai respon pertanyaan (3) = 0 - Pada pertanyaan (4): Apabila pertanyaan (1), pertanyaan (2), pertanyaan (3), dan pertanyaan (4), semuanya memiliki respon = 1, maka nilai respon pertanyaan (4) = 1 Selain dari ketentuan di atas, nilai respon pertanyaan (4) = 0"
Disagregasi
nama: WIlayah, sumber: input-manual
Indikator komposit
Tidak
Level estimasi
Provinsi

Dihasilkan oleh kegiatan

Sumber: DNA BPS · lihat di INDAH BPS

Diperbarui di sumber: 22 Oktober 2026

Disalin ke PST: 23 Oktober 2026

Status: Belum diperiksa petugas PST. Disalin apa adanya dari DNA BPS.