Lompat ke isi halaman

Indikator Strategis Bangkalan

Angka kunci Kabupaten Bangkalan beserta perkembangannya. Butuh rinciannya? Lanjutkan ke katalog data atau tanyakan ke PST.

TPAK (Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja)

68,94%

2025· turun 1,54 poin dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
2025 68,94 Turun 1,54 poin
2024 70,48 Turun 1,01 poin
2023 71,49 Turun 2,37 poin
2022 73,86 Naik 5,2 poin
2021 68,66 Naik 1,66 poin
2020 67 Naik 3,56 poin
2019 63,44 Turun 5,68 poin
2018 69,12 Naik 1,05 poin
2017 68,07 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Bagian dari penduduk berusia 15 tahun ke atas yang bekerja, memiliki pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja, dan sedang mencari pekerjaan/menganggur.

Konsep angkatan kerja: Penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja, mempunyai pekerjaan namun sementara tidak bekerja, dan penggangguran.

Cara menghitung: Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja diperoleh dengan cara membagi penduduk yang termasuk dalam kategori angkatan kerja dengan jumlah penduduk usia kerja dikali dengan 100 persen.

Cara membaca: Nilai 69,06 persen artinya dari total penduduk usia kerja, sekitar 69,06 persen diantaranya merupakan termasuk dalam kategori angkatan kerja.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 10210100; metadata indikator Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) · dihasilkan oleh Survei Angkatan Kerja Nasional · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 277

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka)

5,31%

2025· turun 0,04 poin dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
2025 5,31 Turun 0,04 poin
2024 5,35 Turun 0,83 poin
2023 6,18 Turun 1,87 poin
2022 8,05 Turun 0,02 poin
2021 8,07 Turun 0,7 poin
2020 8,77 Naik 3,15 poin
2019 5,62 Naik 0,53 poin
2018 5,09 Naik 0,61 poin
2017 4,48 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Bagian dari penduduk dalam angkatan kerja yang tidak terserap ke pasar kerja.

Konsep pengangguran: Hal atau keadaan menganggur, tidak melakukan apa-apa, atau tidak bekerja.

Konsep angkatan kerja: Penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja, mempunyai pekerjaan namun sementara tidak bekerja, dan penggangguran.

Cara menghitung: Tingkat pengangguran terbuka diperoleh dengan cara membagi penduduk yang termasuk dalam kategori pengangguran dengan jumlah angkatan kerja dikali dengan 100 persen.

Cara membaca: Nilai 6,26 persen artinya dari total angkatan kerja, 6,26 persen diantaranya merupakan pengangguran.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 10210083; metadata indikator Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Tingkat Pengangguran Terbuka · dihasilkan oleh Survei Angkatan Kerja Nasional · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 54

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Persentase Penduduk Miskin

17,24%

2026· turun 1,01 poin dari 2025

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
2026 17,24 Turun 1,01 poin
2025 18,25 Turun 0,41 poin
2024 18,66 Turun 0,69 poin
2023 19,35 Turun 0,09 poin
2022 19,44 Turun 2,13 poin
2021 21,57 Naik 1,01 poin
2020 20,56 Naik 1,66 poin
2019 18,9 Turun 0,69 poin
2018 19,59 Turun 1,73 poin
2017 21,32 –

Dibanding wilayah lain

· 2026

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Bagian dari populasi penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri dan memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.

Konsep penduduk miskin: Penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri; atau penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.

Cara menghitung: Jumlah penduduk miskin dibagi jumlah penduduk.

Cara membaca: Semakin besar nilai, maka semakin besar persentase penduduk miskin.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 33110020; metadata indikator Direktorat Statistik Ketahanan Sosial (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Persentase Penduduk Miskin · dihasilkan oleh Kompilasi Data Penghitungan dan Analisis Kemiskinan Makro di Indonesia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 497

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Garis Kemiskinan

566.280rupiah

2025· naik 3,52% dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (rupiah) Perubahan
2025 566.280 Naik 3,52%
2024 547.017 Naik 8,71%
2023 503.207 Naik 9,69%
2022 458.754 Naik 6,18%
2021 432.046 Naik 3,14%
2020 418.908 Naik 7,64%
2019 389.170 Naik 5,34%
2018 369.455 Naik 5,84%
2017 349.073 Naik 4,41%
2016 334.338 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Nilai rupiah minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok minimun makanan yang setara dengan 2.100 kkal per kapita per hari dan kebutuhan pokok bukan makanan.

Konsep kemiskinan: Situasi saat seseorang tidak dapat atau tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar minimum yang diperlukan untuk hidup layak dan bermartabat.

Cara membaca: Penduduk dengan pengeluaran per kapita sebulan di bawah angka ini digolongkan miskin. Kenaikan garis kemiskinan umumnya mengikuti kenaikan harga kebutuhan pokok, bukan tanda memburuknya kesejahteraan.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 33110013 (DNA BPS)

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 606

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Jumlah Penduduk Miskin

187,9ribu jiwa

2025· turun 1,59% dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (ribu jiwa) Perubahan
2025 187,9 Turun 1,59%
2024 190,94 Turun 2,91%
2023 196,66 Naik 0,28%
2022 196,11 Turun 9,2%
2021 215,97 Naik 5,87%
2020 204 Naik 9,61%
2019 186,11 Turun 2,73%
2018 191,33 Turun 7,36%
2017 206,53 Naik 0,399%
2016 205,71 –
Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Banyaknya penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri dan memiliki rata- rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.

Konsep penduduk miskin: Penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri; atau penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.

Cara menghitung: Jumlah penduduk dengan dinilai pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan.

Cara membaca: Semakin besar nilai, maka semakin banyak jumlah penduduk miskin.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 33110018; metadata indikator Direktorat Statistik Ketahanan Sosial (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Jumlah Penduduk Miskin · dihasilkan oleh Kompilasi Data Penghitungan dan Analisis Kemiskinan Makro di Indonesia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 421

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Gini Ratio

0,281

2025· turun 0,02 poin dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai Perubahan
2025 0,281 Turun 0,02 poin
2024 0,301 Tetap
2023 0,299 Turun 0,007 poin
2022 0,306 Tetap
2021 0,303 Turun 0,019 poin
2020 0,322 Naik 0,008 poin
2019 0,314 Naik 0,027 poin
2018 0,287 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Indikator yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan yang dapat dibelanjakan (atau pengeluaran konsumsi) penduduk secara menyeluruh.

Konsep pengeluaran: Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi barang dan jasa, baik yang berasal dari pembelian, pemberian, maupun produksi sendiri, yang dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.

Cara membaca: Makin rendah makin merata. Di bawah 0,3 tergolong ketimpangan rendah, 0,3 sampai 0,5 sedang, dan di atas 0,5 tinggi. Diukur dari Susenas Maret.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 33110012 (DNA BPS)

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 488

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1)

3,06poin

2026· turun 0,08 poin dari 2025

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (poin) Perubahan
2026 3,06 Turun 0,08 poin
2025 3,14 Naik 1,11 poin
2024 2,03 Turun 1,22 poin
2023 3,25 Naik 0,23 poin
2022 3,02 Turun 0,49 poin
2021 3,51 Turun 0,74 poin
2020 4,25 Naik 0,25 poin
2019 4 Naik 0,43 poin
2018 3,57 Naik 0,08 poin
2017 3,49 –

Dibanding wilayah lain

· 2026

Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Rata-rata jarak pengeluaran penduduk miskin dari garis kemiskinan. Makin kecil, makin dekat penduduk miskin ke garis kemiskinan.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 498

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Indeks Keparahan Kemiskinan (P2)

0,77poin

2026· naik 0,02 poin dari 2025

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (poin) Perubahan
2026 0,77 Naik 0,02 poin
2025 0,75 Naik 0,36 poin
2024 0,39 Turun 0,43 poin
2023 0,82 Naik 0,09 poin
2022 0,73 Turun 0,13 poin
2021 0,86 Turun 0,43 poin
2020 1,29 Naik 0,21 poin
2019 1,08 Naik 0,08 poin
2018 1 Naik 0,09 poin
2017 0,91 –

Dibanding wilayah lain

· 2026

Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Gambaran ketimpangan pengeluaran di antara penduduk miskin. Makin kecil, makin merata pengeluaran penduduk miskin.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 499

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

IPM (Indeks Pembangunan Manusia)

68,15poin

2025· naik 0,82 poin dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (poin) Perubahan
2025 68,15 Naik 0,82 poin
2024 67,33 Naik 0,51 poin
2023 66,82 Naik 0,71 poin
2022 66,11 Naik 0,69 poin
2021 65,42 Naik 0,25 poin
2020 65,17 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Indeks komposit yang mengukur pembangunan manusia dari tiga aspek dasar, meliputi umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup.

Konsep pembangunan manusia: Pembangunan potensi individu dan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dengan menjamin ketersediaan pada akses kebutuhan dasar manusia, seperti kesehatan, pendidikan, dan layanan sosial.

Cara menghitung: IPM dihitung menggunakan rata-rata geometrik dari indeks Indeks Kesehatan (UHH), indeks pengetahuan (rata-rata dari indeks HLS dan RLS), dan indeks pengeluaran.

Cara membaca: Nilai IPM berkisar antara 0 sampai dengan 100. Angka IPM memberikan gambaran komprehensip mengenai tingkat pencapaian pembangunan manusia sebagai dampak dari kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh suatu negara/daerah. Semakin tinggi nilai IPM suatu negara/daerah, menunjukkan pencapaian pembangunan manusianya semakin baik. Capaian IPM di suatu wilayah dapat dikelompokkan menjadi empat kategori: Rendah: IPM < 60, Sedang: 60.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 33110001; metadata indikator Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 615

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

UHH (Umur Harapan Hidup)

73,62tahun

2025· naik 0,19 tahun dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (tahun) Perubahan
2025 73,62 Naik 0,19 tahun
2024 73,43 Naik 0,14 tahun
2023 73,29 Naik 0,24 tahun
2022 73,05 Naik 0,3 tahun
2021 72,75 Naik 0,04 tahun
2020 72,71 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Rata-rata perkiraan banyak tahun yang dapat ditempuh oleh seseorang sejak lahir.

Konsep umur/usia: Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung menurut sistem kalender masehi dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir.

Cara menghitung: UHH menggunakan proyeksi penduduk hasil SP 2010.

Cara membaca: Umur Harapan Hidup sebesar 71,47 tahun berarti bayi yang dilahirkan diharapkan dapat hidup sampai 71-72 tahun.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 10410187; metadata indikator Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 616

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

RLS (Rata-rata Lama Sekolah)

6,15tahun

2025· naik 0,14 tahun dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (tahun) Perubahan
2025 6,15 Naik 0,14 tahun
2024 6,01 Naik 0,02 tahun
2023 5,99 Naik 0,02 tahun
2022 5,97 Naik 0,01 tahun
2021 5,96 Naik 0,01 tahun
2020 5,95 Naik 0,29 tahun
2019 5,66 Naik 0,33 tahun
2018 5,33 Naik 0,19 tahun
2017 5,14 Naik 0,01 tahun
2016 5,13 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Rata-rata lamanya masa yang dilalui dalam menjalani pendidikan formal.

Konsep partisipasi sekolah: Keikutsertaan penduduk dalam pendidikan, baik pada jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, maupun pendidikan yang setara.

Cara menghitung: RLS dihitung dari jumlah lamanya sekolah penduduk umur 25 tahun keatas dibagi dengan jumlah penduduk 25 umur tahun keatas.

Cara membaca: RLS menggambarkan tingkat pedididikan masyarakat dalam suatu wilayah. RLS Indonesia pada tahun 2020 sebesar 8,48 tahun. Artinya, secara rata-rata penduduk Indonesia yang berusia 25 tahun ke atas telah menempuh pendidikan selama 8,48 tahun atau menamatkan kelas VIII.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 10310050; metadata indikator Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Rata-rata Lama Sekolah (RLS) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 32

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

HLS (Harapan Lama Sekolah)

12,09tahun

2025· naik 0,11 tahun dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (tahun) Perubahan
2025 12,09 Naik 0,11 tahun
2024 11,98 Naik 0,01 tahun
2023 11,97 Naik 0,06 tahun
2022 11,91 Naik 0,18 tahun
2021 11,73 Naik 0,13 tahun
2020 11,6 Naik 0,01 tahun
2019 11,59 Naik 0,01 tahun
2018 11,58 Naik 0,01 tahun
2017 11,57 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Lama masa bersekolah yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang.

Konsep partisipasi sekolah: Keikutsertaan penduduk dalam pendidikan, baik pada jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi, maupun pendidikan yang setara.

Cara menghitung: HLS merupakan penjumlahan angka partisipasi sekolah penduduk umur 7 tahun keatas yang dikoreksi dengan siswa yang bersekolah di rumah tangga khusus (pesantren dan non pesantren) .

Cara membaca: Angka HLS menunjukkan peluang anak usia 7 tahun ke atas untuk mengenyam pendidikan formal pada waktu tertentu. HLS Indonesia pada tahun 2020 sebesar 12,98 tahun. Artinya, secara rata-rata anak usia 7 tahun yang masuk jenjang pendidikan formal pada tahun 2020 memiliki peluang untuk bersekolah selama 12,98 tahun atau setara dengan Diploma I.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 10310003; metadata indikator Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Angka Harapan Lama Sekolah (HLS) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 468

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Pengeluaran Riil Per Kapita yang disesuaikan

10.265ribu rupiah

2025· naik 4,31% dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (ribu rupiah) Perubahan
2025 10.265 Naik 4,31%
2024 9.841 Naik 4,27%
2023 9.438 Naik 5,21%
2022 8.971 Naik 3,44%
2021 8.673 Naik 0,732%
2020 8.610 Turun 1,24%
2019 8.718 Naik 3,87%
2018 8.393 Naik 2,45%
2017 8.192 Naik 2,02%
2016 8.030 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi setiap anggota rumah tangga selama sebulan yang telah disesuaikan dengan paritas daya beli yang mengacu pada kota rujukan dan tahun rujukan tertentu.

Konsep pengeluaran: Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi barang dan jasa, baik yang berasal dari pembelian, pemberian, maupun produksi sendiri, yang dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.

Cara menghitung: Pengeluaran riil/kapita/tahun yang disesuaikan dihitung dengan cara menghitung rata-rata pengeluaran/kapita/tahun diperoleh dari Susenas Modul, dihitung dari level provinsi hingga level kab/kota. Selanjutnya rata-rata pengeluaran/kapita dibuat konstan/riil dengan tahun dasar 2012=100 (dibagi dengan IHK). Rata-rata pengeluaran/kapita riil/konstan kemudian disesuaikan dengan cara dibagi dengan paritas daya beli (Purcashing Power Parity-PPP).

Cara membaca: Semakin rendahnya nilai daya beli suatu masyarakat berkaitan erat dengan kondisi perekonomian pada saat itu yang sedang memburuk yang rerati semakin rendah kemampuan masyarakat membeli suatu barang atau jasa.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 10510013; metadata indikator Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Rata-Rata Pengeluaran Riil per Kapita Setahun yang Disesuaikan · dihasilkan oleh Kompilasi Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS RI (Indonesia), tabel dinamis variabel 416

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

IKG (Indeks Ketimpangan Gender)

0,623

2025· turun 0,018 poin dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai Perubahan
2025 0,623 Turun 0,018 poin
2024 0,641 Naik 0,026 poin
2023 0,615 Naik 0,021 poin
2022 0,594 Turun 0,012 poin
2021 0,606 Naik 0,015 poin
2020 0,591 Turun 0,045 poin
2019 0,636 Turun 0,21 poin
2018 0,846 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Angka yang menggambarkan suatu kondisi dan kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang tidak setara dalam hal memperoleh hak-haknya sebagai manusia terkait akses dan kontrol sumber daya, partisipasi dalam seluruh proses pembangunan dan pengambilan keputusan, serta memperoleh manfaat dari pembangunan.

Konsep kesetaraan gender: Kesetaraan bagi perempuan dan laki-laki dalam memperoleh kesempatan dan hak sebagai manusia untuk berperan dalam kegiatan politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan nasional.

Cara menghitung: IKG dihitung menggunakan kombinasi dari rata-rata aritmatik, rata-rata geometrik, dan rata-rata harmonik dari indikator kesehatan reproduksi, pemberdayaan, dan pasar tenaga kerja.

Cara membaca: Nilai IKG berkisar antara 0 sampai dengan 1. Angka IKG memberikan gambaran mengenai tingkat pencapaian kesetaraan gender dalam tiga aspek utama: kesehatan reproduksi, pemberdayaan, dan partisipasi dalam pasar tenaga kerja, sebagai dampak dari pembangunan yang dilakukan oleh suatu negara/daerah. Semakin rendah (mendekati 0) nilai IKG suatu negara/daerah, menunjukkan pencapaian kesetaraan gendernya semakin baik.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 33210018; metadata indikator Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Indeks Ketimpangan Gender (IKG) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Penyusun Indeks Ketimpangan Gender di Indonesia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS RI (Indonesia), tabel dinamis variabel 2196

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

PDRB ADHB (Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku)

8.449,77miliar Rp

TW II 2026· naik 7,92% dari TW II 2025

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (miliar Rp) Perubahan
TW II 2026 8.449,77 Naik 7,92%
TW I 2026 8.006,5 Naik 6,82%
TW IV 2025 7.460,25 Naik 6,35%
TW III 2025 7.919,19 Naik 7,05%
TW II 2025 7.829,4 Naik 8,15%
TW I 2025 7.495,46 Naik 5,77%
TW IV 2024 7.014,55 Naik 1,1%
TW III 2024 7.397,83 Naik 2,64%
TW II 2024 7.239,5 –
TW I 2024 7.086,89 –
TW IV 2023 6.938,11 –
TW III 2023 7.207,31 –
Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Nilai tambah bruto atas barang dan jasa yang diproduksi di suatu wilayah (provinsi/kabupaten/kota), dengan nilai barang dan jasa dihitung menggunakan harga yang berlaku pada waktu itu.

Konsep produk domestik regional bruto (PDRB): Nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam sektor perekonomian pada suatu wilayah, atau merupakan nilai ekonomi barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di wilayah tertentu.

Cara menghitung: Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku diperoleh dengan menjumlahkan Nilai Tambah Bruto masing-masing lapangan usaha di suatu wilayah tertentu yang diukur atas dasar harga berlaku.

Cara membaca: Menunjukkan besaran nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh aktivitas ekonomi suatu wilayah pada periode tertentu yang dinilai atas dasar harga berlaku.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 32010044; metadata indikator Direktorat Neraca Produksi (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 625

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

PDRB ADHK (Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan)

4.796,29miliar Rp

TW II 2026· naik 2,44% dari TW II 2025

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (miliar Rp) Perubahan
TW II 2026 4.796,29 Naik 2,44%
TW I 2026 4.642,78 Naik 3,25%
TW IV 2025 4.396,91 Naik 3,71%
TW III 2025 4.715,52 Naik 4,6%
TW II 2025 4.682,01 Naik 5,79%
TW I 2025 4.496,55 Naik 3,99%
TW IV 2024 4.239,63 Naik 0,192%
TW III 2024 4.508,12 Naik 2,25%
TW II 2024 4.425,81 –
TW I 2024 4.323,94 –
TW IV 2023 4.231,51 –
TW III 2023 4.409,1 –
Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Nilai tambah bruto barang dan jasa yang diproduksi di suatu wilayah (provinsi/kabupaten/kota), dengan nilai barang dan jasa dihitung pada harga tahun dasar.

Konsep produk domestik regional bruto (PDRB): Nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam sektor perekonomian pada suatu wilayah, atau merupakan nilai ekonomi barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di wilayah tertentu.

Cara menghitung: Produk Domestik Bruto atas dasar harga berlaku diperoleh dengan menjumlahkan Nilai Tambah Bruto masing-masing lapangan usaha di suatu wilayah dan diukur atas dasar harga konstan.

Cara membaca: Jumlah seluruh nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan suatu wilayah dalam kurun waktu triwulanan menurut harga konstan (tahun dasar).

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 32010045; metadata indikator Direktorat Neraca Produksi (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 626

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Laju Pertumbuhan Ekonomi (y-on-y)

2,44%

TW II 2026· turun 3,35 poin dari TW II 2025

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
TW II 2026 2,44 Turun 3,35 poin
TW I 2026 3,25 Turun 0,74 poin
TW IV 2025 3,71 Naik 3,52 poin
TW III 2025 4,6 Naik 2,35 poin
TW II 2025 5,79 Naik 0,88 poin
TW I 2025 3,99 Naik 3,55 poin
TW IV 2024 0,19 Turun 1,79 poin
TW III 2024 2,25 Naik 3,86 poin
TW II 2024 4,91 –
TW I 2024 0,44 –
TW IV 2023 1,98 –
TW III 2023 -1,61 –

Dibanding wilayah lain

· 2026 Triwulan II

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Perkembangan nilai tambah barang dan jasa suatu wilayah pada tahun tertentu terhadap nilai tahun sebelumnya yang dihitung berdasarkan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan.

Konsep produk domestik regional bruto (PDRB): Nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam sektor perekonomian pada suatu wilayah, atau merupakan nilai ekonomi barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di wilayah tertentu.

Konsep pertumbuhan ekonomi: Proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.

Cara menghitung: (PDRB atas dasar harga konstan periode t dikurangi PDRB atas dasar harga konstan periode t-1) dibagi PDRB atas dasar harga konstan periode t.

Cara membaca: Pertumbuhan yang positif menunjukkan adanya kenaikan produksi barang dan jasa akhir, Sebaliknya, pertumbuhan negatif menunjukkan kontraksi/penurunan produksi. Pertumbuhan melambat diartikan jika pertumbuhan periode t lebih kecil dari pertumbuhan periode t-1.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 22010011; metadata indikator Direktorat Neraca Produksi (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 629

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Laju Pertumbuhan Ekonomi (q-to-q)

3,31%

TW II 2026· turun 0,81 poin dari TW II 2025

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
TW II 2026 3,31 Turun 0,81 poin
TW I 2026 5,59 Turun 0,47 poin
TW IV 2025 -6,76 Turun 0,8 poin
TW III 2025 0,72 Turun 1,14 poin
TW II 2025 4,12 Naik 1,76 poin
TW I 2025 6,06 Naik 3,88 poin
TW IV 2024 -5,96 Turun 1,93 poin
TW III 2024 1,86 Turun 2,66 poin
TW II 2024 2,36 –
TW I 2024 2,18 –
TW IV 2023 -4,03 –
TW III 2023 4,52 –

Dibanding wilayah lain

· 2026 Triwulan II

Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Pertumbuhan PDRB atas dasar harga konstan dibanding triwulan sebelumnya (q-to-q). Dipengaruhi pola musiman, jadi lebih tepat dibaca bersama angka y-on-y.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 628

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Laju Pertumbuhan Ekonomi (c-to-c)

2,84%

TW II 2026· turun 2,06 poin dari TW II 2025

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
TW II 2026 2,84 Turun 2,06 poin
TW I 2026 3,25 Turun 0,74 poin
TW IV 2025 4,53 Naik 2,59 poin
TW III 2025 4,8 Naik 2,29 poin
TW II 2025 4,9 Naik 2,25 poin
TW I 2025 3,99 Naik 3,55 poin
TW IV 2024 1,94 Naik 0,74 poin
TW III 2024 2,51 Naik 1,56 poin
TW II 2024 2,65 –
TW I 2024 0,44 –
TW IV 2023 1,2 –
TW III 2023 0,95 –

Dibanding wilayah lain

· 2026 Triwulan II

Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Pertumbuhan kumulatif PDRB atas dasar harga konstan sejak awal tahun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (c-to-c).

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 630

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

PDRB per Kapita ADHB

27.588,1ribu rupiah

2025· naik 5,84% dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (ribu rupiah) Perubahan
2025 27.588,1 Naik 5,84%
2024 26.066,4 Naik 2,59%
2023 25.408,1 Naik 1,09%
2022 25.134,3 Naik 8,58%
2021 23.147,7 Naik 5,03%
2020 22.038,2 Turun 11,77%
2019 24.977,6 Naik 2,53%
2018 24.361 Naik 9,22%
2017 22.304 Naik 7,45%
2016 20.758 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: PDRB atas dasar harga berlaku dibagi jumlah penduduk pertengahan tahun. Bukan pendapatan rata-rata penduduk, tetapi gambaran besarnya produksi per orang.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 327

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Inflasi Jawa Timur (m-to-m)

0,24%

September 2026· turun 0,1 poin dari Agustus 2026

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
September 2026 0,24 Turun 0,1 poin
Agustus 2026 0,34 Naik 0,6 poin
Juli 2026 -0,26 Turun 0,56 poin
Juni 2026 0,3 Naik 0,02 poin
Mei 2026 0,28 Naik 0,26 poin
April 2026 0,02 Turun 0,37 poin
Maret 2026 0,39 Turun 0,56 poin
Februari 2026 0,95 Naik 1,15 poin
Januari 2026 -0,2 Turun 0,96 poin
Desember 2025 0,76 Naik 0,59 poin
November 2025 0,17 Turun 0,13 poin
Oktober 2025 0,3 Naik 0,07 poin
September 2025 0,23 Naik 0,33 poin
Agustus 2025 -0,1 Turun 0,32 poin
Juli 2025 0,22 Turun 0,21 poin
Juni 2025 0,43 Naik 0,77 poin
Mei 2025 -0,34 Turun 1,27 poin
April 2025 0,93 Turun 0,51 poin
Maret 2025 1,44 Naik 2,03 poin
Februari 2025 -0,59 Turun 0,05 poin
Januari 2025 -0,54 Turun 1 poin
Desember 2024 0,46 Naik 0,22 poin
November 2024 0,24 Naik 0,09 poin
Oktober 2024 0,15 –
Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Perubahan indeks harga konsumen Jawa Timur dibanding bulan sebelumnya (month-to-month). BPS tidak menghitung inflasi di tingkat Kabupaten Bangkalan, jadi angka ini mewakili provinsi.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 1

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Inflasi Jawa Timur (c-to-c)

1,43%

Mei 2026· naik 0,28 poin dari April 2026

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
Mei 2026 1,43 Naik 0,28 poin
April 2026 1,15 Naik 0,02 poin
Maret 2026 1,13 Naik 0,39 poin
Februari 2026 0,74 Naik 0,94 poin
Januari 2026 -0,2 Turun 3,13 poin
Desember 2025 2,93 Naik 0,77 poin
November 2025 2,16 Naik 0,18 poin
Oktober 2025 1,98 Naik 0,31 poin
September 2025 1,67 Naik 0,23 poin
Agustus 2025 1,44 Turun 0,1 poin
Juli 2025 1,54 Naik 0,22 poin
Juni 2025 1,32 Naik 0,43 poin
Mei 2025 0,89 Turun 0,34 poin
April 2025 1,23 Naik 0,93 poin
Maret 2025 0,3 Naik 1,43 poin
Februari 2025 -1,13 Turun 0,59 poin
Januari 2025 -0,54 Turun 2,05 poin
Desember 2024 1,51 Naik 0,47 poin
November 2024 1,04 Naik 0,23 poin
Oktober 2024 0,81 Naik 0,16 poin
September 2024 0,65 Turun 0,13 poin
Agustus 2024 0,78 Turun 0,06 poin
Juli 2024 0,84 Naik 0,03 poin
Juni 2024 0,81 –
Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Inflasi kumulatif tahun kalender (year-to-date, disebut juga c-to-c): perubahan indeks harga konsumen Jawa Timur dari Desember tahun lalu sampai bulan ini.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 45

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Inflasi Jawa Timur (y-on-y)

3,33%

September 2026· naik 1,51 poin dari Agustus 2026

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (%) Perubahan
September 2026 3,33 Naik 1,51 poin
Agustus 2026 1,82 Turun 1,05 poin
Juli 2026 2,87 Turun 0,49 poin
Juni 2026 3,36 Turun 0,13 poin
Mei 2026 3,49 Naik 0,64 poin
April 2026 2,85 Turun 0,94 poin
Maret 2026 3,79 Turun 1,09 poin
Februari 2026 4,88 Naik 1,59 poin
Januari 2026 3,29 Naik 0,36 poin
Desember 2025 2,93 Naik 0,3 poin
November 2025 2,63 Turun 0,06 poin
Oktober 2025 2,69 Naik 0,16 poin
September 2025 2,53 Naik 0,36 poin
Agustus 2025 2,17 Turun 0,04 poin
Juli 2025 2,21 Naik 0,19 poin
Juni 2025 2,02 Naik 0,8 poin
Mei 2025 1,22 Turun 0,13 poin
April 2025 1,35 Naik 0,58 poin
Maret 2025 0,77 Naik 0,8 poin
Februari 2025 -0,03 Turun 1,09 poin
Januari 2025 1,06 Turun 0,45 poin
Desember 2024 1,51 Naik 0,1 poin
November 2024 1,41 Turun 0,25 poin
Oktober 2024 1,66 –
Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Perubahan indeks harga konsumen Jawa Timur dibanding bulan yang sama tahun lalu (year-on-year), ukuran inflasi yang paling sering dikutip.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 46

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Nilai Tukar Petani Jawa Timur

121,07indeks

September 2026· naik 1,7% dari Agustus 2026

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (indeks) Perubahan
September 2026 121,07 Naik 1,7%
Agustus 2026 119,05 Naik 1,35%
Juli 2026 117,46 Turun 1,69%
Juni 2026 119,48 Turun 0,706%
Mei 2026 120,33 Naik 3,32%
April 2026 116,46 Turun 1,63%
Maret 2026 118,39 Turun 1,28%
Februari 2026 119,92 Naik 5,46%
Januari 2026 113,71 Turun 4,41%
Desember 2025 118,96 Naik 3,95%
November 2025 114,44 Turun 0,47%
Oktober 2025 114,98 Turun 0,061%
September 2025 115,05 Naik 0,586%
Agustus 2025 114,38 Turun 0,061%
Juli 2025 114,45 Naik 1,83%
Juni 2025 112,39 Naik 2,75%
Mei 2025 109,38 Turun 0,082%
April 2025 109,47 Turun 1,92%
Maret 2025 111,61 Naik 0,64%
Februari 2025 110,9 Turun 2,08%
Januari 2025 113,26 Naik 1,16%
Desember 2024 111,96 Naik 1,6%
November 2024 110,2 Turun 1,01%
Oktober 2024 111,32 –
Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Perbandingan indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani (2018=100). Di atas 100 berarti daya beli petani lebih baik dibanding tahun dasar. Dihitung untuk provinsi.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 56

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Produksi Padi (GKG)

189.161,9ton

2024· naik 1,56% dari 2023

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (ton) Perubahan
2024 189.161,9 Naik 1,56%
2023 186.257,96 Turun 5,99%
2022 198.122,71 Naik 1,43%
2021 195.323,29 Turun 5,78%
2020 207.294,89 Naik 2,81%
2019 201.620 Turun 17,27%
2018 243.711,73 –

Dibanding wilayah lain

· 2024

Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Produksi padi dalam bentuk gabah kering giling (GKG) setahun, dihitung dari luas panen dan produktivitas hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA).

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 579

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Luas Panen Padi

46.902,9hektar

2025· naik 18,58% dari 2024

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (hektar) Perubahan
2025 46.902,9 Naik 18,58%
2024 39.554,55 Naik 4,06%
2023 38.011,82 Turun 6,65%
2022 40.717,81 Turun 3,31%
2021 42.110 Turun 4,4%
2020 44.048 Naik 10,52%
2019 39.854 Turun 2,69%
2018 40.957 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Luas tanaman padi yang dipanen dalam setahun, hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA).

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 578

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Jumlah Penduduk

1.101.556jiwa

2023· naik 1,37% dari 2022

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (jiwa) Perubahan
2023 1.101.556 Naik 1,37%
2022 1.086.620 Naik 1,39%
2021 1.071.712 Naik 1,07%
2020 1.060.377 Naik 7,47%
2019 986.672 Naik 0,795%
2018 978.892 Naik 0,824%
2017 970.894 Naik 0,844%
2016 962.773 Naik 0,887%
2015 954.305 Naik 0,897%
2014 945.821 –
Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Jumlah penduduk laki-laki dan perempuan Kabupaten Bangkalan menurut tabel Jawa Timur BPS (berbasis Sensus Penduduk 2020).

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 375

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Proyeksi Penduduk Pertengahan Tahun

994.212jiwa

2020· naik 0,764% dari 2019

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (jiwa) Perubahan
2020 994.212 Naik 0,764%
2019 986.672 Naik 0,795%
2018 978.892 Naik 0,824%
2017 970.894 Naik 0,844%
2016 962.773 Naik 0,887%
2015 954.305 Naik 0,897%
2014 945.821 Naik 0,888%
2013 937.497 Naik 1,02%
2012 928.024 Naik 1%
2011 918.813 –
Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Perkiraan jumlah penduduk pertengahan tahun berdasarkan asumsi kelahiran, kematian dan migrasi. Tabel ini memuat seri proyeksi lama (sampai 2020); proyeksi terbaru belum tersedia di Web API BPS dan akan ditambahkan bila terbit.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 121

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Rasio Jenis Kelamin

97,17

2022· turun 0,04 poin dari 2021

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai Perubahan
2022 97,17 Turun 0,04 poin
2021 97,21 Turun 0,03 poin
2020 97,24 Naik 5,8 poin
2019 91,44 Turun 0,06 poin
2018 91,5 Naik 0,04 poin
2017 91,46 Naik 0,05 poin
2016 91,41 Naik 0,01 poin
2015 91,4 Naik 0,02 poin
2014 91,38 Naik 0,17 poin
2013 91,21 –

Dibanding wilayah lain

· 2022

Apa ini dan cara membacanya

Cara membaca: Banyaknya penduduk laki-laki untuk setiap 100 penduduk perempuan. Di bawah 100 berarti penduduk perempuan lebih banyak.

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 117

Baca cerita datanya Cari data lengkap Unduh data (Excel) CSV

Layanan ini menggunakan API Badan Pusat Statistik (BPS).

Halaman ini penyajian ulang angka yang sudah dirilis BPS, bukan publikasi resmi. Untuk keperluan resmi, gunakan publikasi asli di laman BPS Kabupaten Bangkalan.