Lompat ke isi halaman
Indikator Pembangunan Manusia
Cerita Data · Pembangunan Manusia

UHH (Umur Harapan Hidup)

73,62 tahun

Kabupaten Bangkalan · 2025

Ringkasnya

UHH (Umur Harapan Hidup) Kabupaten Bangkalan pada 2025 tercatat 73,62 tahun. Angka ini naik 0,19 tahun dari 2024.

Dalam 6 periode yang tersedia, dari 2020 sampai 2025, angkanya naik dari 72,71 menjadi 73,62 tahun. Angka tertinggi 73,62 tahun terjadi pada 2025, dan terendah 72,71 tahun pada 2020.

Pada 2025, angka Bangkalan lebih rendah dari Jawa Timur (75,36) dan Indonesia (74,47). Di antara 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Bangkalan berada di urutan ke-36 bila diurutkan dari angka tertinggi, dan urutan ke-4 dari 4 kabupaten di Madura. Urutan ini menunjukkan besar angkanya, bukan penilaian baik atau buruk.

Kalimat di atas disusun otomatis dari angka yang dirilis BPS dan ikut berubah ketika angkanya diperbarui.

Lihat sebagai tabel
Periode Nilai (tahun) Perubahan
2025 73,62 Naik 0,19 tahun
2024 73,43 Naik 0,14 tahun
2023 73,29 Naik 0,24 tahun
2022 73,05 Naik 0,3 tahun
2021 72,75 Naik 0,04 tahun
2020 72,71 –

Dibanding wilayah lain

· 2025

Apa ini dan cara membacanya

Definisi: Rata-rata perkiraan banyak tahun yang dapat ditempuh oleh seseorang sejak lahir.

Konsep umur/usia: Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung menurut sistem kalender masehi dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir.

Cara menghitung: UHH menggunakan proyeksi penduduk hasil SP 2010.

Cara membaca: Umur Harapan Hidup sebesar 71,47 tahun berarti bayi yang dilahirkan diharapkan dapat hidup sampai 71-72 tahun.

Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 10410187; metadata indikator Direktorat Analisis dan Pengembangan Statistik (DNA BPS) · lihat metadata lengkap

Di katalog metadata: Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia · disalin 23 Oktober 2026

Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 616

Bagikan cerita ini: WhatsApp

Masih di tema Pembangunan Manusia

Layanan ini menggunakan API Badan Pusat Statistik (BPS).

Halaman ini penyajian ulang angka yang sudah dirilis BPS, bukan publikasi resmi.