Lihat sebagai tabel
| Periode | Nilai (miliar Rp) | Perubahan |
|---|---|---|
| TW II 2026 | 4.796,29 | Naik 2,44% |
| TW I 2026 | 4.642,78 | Naik 3,25% |
| TW IV 2025 | 4.396,91 | Naik 3,71% |
| TW III 2025 | 4.715,52 | Naik 4,6% |
| TW II 2025 | 4.682,01 | Naik 5,79% |
| TW I 2025 | 4.496,55 | Naik 3,99% |
| TW IV 2024 | 4.239,63 | Naik 0,192% |
| TW III 2024 | 4.508,12 | Naik 2,25% |
| TW II 2024 | 4.425,81 | – |
| TW I 2024 | 4.323,94 | – |
| TW IV 2023 | 4.231,51 | – |
| TW III 2023 | 4.409,1 | – |
Apa ini dan cara membacanya
Definisi: Nilai tambah bruto barang dan jasa yang diproduksi di suatu wilayah (provinsi/kabupaten/kota), dengan nilai barang dan jasa dihitung pada harga tahun dasar.
Konsep produk domestik regional bruto (PDRB): Nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam sektor perekonomian pada suatu wilayah, atau merupakan nilai ekonomi barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di wilayah tertentu.
Cara menghitung: Produk Domestik Bruto atas dasar harga berlaku diperoleh dengan menjumlahkan Nilai Tambah Bruto masing-masing lapangan usaha di suatu wilayah dan diukur atas dasar harga konstan.
Cara membaca: Jumlah seluruh nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan suatu wilayah dalam kurun waktu triwulanan menurut harga konstan (tahun dasar).
Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 32010045; metadata indikator Direktorat Neraca Produksi (DNA BPS) · lihat metadata lengkap
Di katalog metadata: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) · disalin 23 Oktober 2026
Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 626