Lihat sebagai tabel
| Periode | Nilai (%) | Perubahan |
|---|---|---|
| TW II 2026 | 2,44 | Turun 3,35 poin |
| TW I 2026 | 3,25 | Turun 0,74 poin |
| TW IV 2025 | 3,71 | Naik 3,52 poin |
| TW III 2025 | 4,6 | Naik 2,35 poin |
| TW II 2025 | 5,79 | Naik 0,88 poin |
| TW I 2025 | 3,99 | Naik 3,55 poin |
| TW IV 2024 | 0,19 | Turun 1,79 poin |
| TW III 2024 | 2,25 | Naik 3,86 poin |
| TW II 2024 | 4,91 | – |
| TW I 2024 | 0,44 | – |
| TW IV 2023 | 1,98 | – |
| TW III 2023 | -1,61 | – |
Dibanding wilayah lain
· 2026 Triwulan IIApa ini dan cara membacanya
Definisi: Perkembangan nilai tambah barang dan jasa suatu wilayah pada tahun tertentu terhadap nilai tahun sebelumnya yang dihitung berdasarkan produk domestik regional bruto atas dasar harga konstan.
Konsep produk domestik regional bruto (PDRB): Nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam sektor perekonomian pada suatu wilayah, atau merupakan nilai ekonomi barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di wilayah tertentu.
Konsep pertumbuhan ekonomi: Proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu.
Cara menghitung: (PDRB atas dasar harga konstan periode t dikurangi PDRB atas dasar harga konstan periode t-1) dibagi PDRB atas dasar harga konstan periode t.
Cara membaca: Pertumbuhan yang positif menunjukkan adanya kenaikan produksi barang dan jasa akhir, Sebaliknya, pertumbuhan negatif menunjukkan kontraksi/penurunan produksi. Pertumbuhan melambat diartikan jika pertumbuhan periode t lebih kecil dari pertumbuhan periode t-1.
Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 22010011; metadata indikator Direktorat Neraca Produksi (DNA BPS) · lihat metadata lengkap
Di katalog metadata: Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) · dihasilkan oleh Kompilasi Data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) · disalin 23 Oktober 2026
Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 629