Lihat sebagai tabel
| Periode | Nilai (%) | Perubahan |
|---|---|---|
| 2026 | 17,24 | Turun 1,01 poin |
| 2025 | 18,25 | Turun 0,41 poin |
| 2024 | 18,66 | Turun 0,69 poin |
| 2023 | 19,35 | Turun 0,09 poin |
| 2022 | 19,44 | Turun 2,13 poin |
| 2021 | 21,57 | Naik 1,01 poin |
| 2020 | 20,56 | Naik 1,66 poin |
| 2019 | 18,9 | Turun 0,69 poin |
| 2018 | 19,59 | Turun 1,73 poin |
| 2017 | 21,32 | – |
Dibanding wilayah lain
· 2026Apa ini dan cara membacanya
Definisi: Bagian dari populasi penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri dan memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.
Konsep penduduk miskin: Penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri; atau penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan.
Cara menghitung: Jumlah penduduk miskin dibagi jumlah penduduk.
Cara membaca: Semakin besar nilai, maka semakin besar persentase penduduk miskin.
Metadata: Standar Data Statistik Nasional kode 33110020; metadata indikator Direktorat Statistik Ketahanan Sosial (DNA BPS) · lihat metadata lengkap
Di katalog metadata: Persentase Penduduk Miskin · dihasilkan oleh Kompilasi Data Penghitungan dan Analisis Kemiskinan Makro di Indonesia · disalin 23 Oktober 2026
Sumber: BPS Provinsi Jawa Timur, tabel dinamis variabel 497